الدَّرْسُ الْأَوَّلُ: مُقَدِّمَةٌ

الدَّرْسُ الْأَوَّلُ: مُقَدِّمَةٌ

Pelajaran Pertama: Pendahuluan

النَّحْوُ: قَوَاعِدُ يُعْرَفُ بِهَا ضَبْطُ آخِرِ الْكَلِمَةِ.

Nahwu adalah: Kaidah-kaidah yang dengannya diketahui cara mengatur (harakat) akhir kata.

وَفَائِدَتُهُ: صَوْنُ اللِّسَانِ عَنِ الْخَطَأِ فِي الْكَلَامِ، وَفَهْمُ الْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ.

Manfaatnya adalah: Menjaga lisan dari kesalahan dalam berucap, serta memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah.

بِمَعْنَى أَنَّ الْعَرَبَ الْفُصَحَاءَ كَانُوا يَتَحَدَّثُونَ بِالْعَرَبِيَّةِ وَفْقَ قَانُونٍ مُسْتَقِيمٍ، فَلَمَّا فُتِحَتِ الْبِلَادُ وَاخْتَلَطَ الْعَرَبُ بِالْأَعَاجِمِ تَسَرَّبَ اللَّحْنُ وَالْخَلَلُ إِلَى نُطْقِهِمْ، فَاشْتَدَّتِ الْحَاجَةُ إِلَى وَضْعِ قَوَاعِدَ مُسْتَخْرَجَةٍ مِنْ كَلَامِ الْعَرَبِ الْفُصَحَاءِ يَتَمَكَّنُ بِهَا النَّاطِقُ مِنْ صَوْنِ لِسَانِهِ عَنِ الْخَطَأِ.

Artinya, orang-orang Arab yang fasih dahulunya berbicara bahasa Arab sesuai dengan aturan yang lurus. Ketika wilayah-wilayah ditaklukkan dan orang Arab bercampur dengan orang non-Arab, mulailah masuk kesalahan (lahn) dan kerusakan pada pengucapan mereka. Maka kebutuhan menjadi sangat mendesak untuk menyusun kaidah-kaidah yang digali dari perkataan orang Arab yang fasih, yang dengannya seorang pembicara dapat menjaga lisannya dari kesalahan.

فَائِدَةُ عِلْمِ النَّحْوِ

Manfaat Ilmu Nahwu

ثُمَّ إِنَّ فَائِدَتَهُ تَرْجِعُ إِلَى غَرَضَيْنِ:

Kemudian sesungguhnya manfaatnya kembali kepada dua tujuan:

الْأَوَّلُ: لَفْظِيٌّ. وَالثَّانِي: مَعْنَوِيٌّ.

Pertama: Lafadz (ucapan). Kedua: Makna.

فَأَمَّا الْفَائِدَةُ الَّتِي تَرْجِعُ لِلَّفْظِ فَهِيَ صَوْنُ اللِّسَانِ عَنِ الْخَطَأِ فِي الْكَلَامِ بِحَيْثُ يَكُونُ نُطْقُكَ بِالْكَلَامِ كَنُطْقِ الْعَرَبِ الْأَوَائِلِ.

Adapun manfaat yang kembali pada lafadz, yaitu menjaga lisan dari kesalahan dalam berbicara, sehingga pengucapanmu dalam berbicara seperti pengucapan orang-orang Arab terdahulu.

وَأَمَّا الْفَائِدَةُ الْمَعْنَوِيَّةُ فَهِيَ الِاسْتِعَانَةُ بِالنَّحْوِ عَلَى فَهْمِ الْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ النَّبَوِيَّةِ اللَّذَيْنِ هُمَا مَصْدَرَا التَّشْرِيعِ.

Adapun manfaat maknawi, yaitu meminta bantuan dengan ilmu Nahwu untuk memahami Al-Qur'an dan Sunnah Nabi, yang mana keduanya adalah sumber syariat.

َسَائِلُ

Masalah-masalah

١- فِي ضَوْءِ مَا تَقَدَّمَ مَا هُوَ عِلْمُ النَّحْوِ؟

1. Berdasarkan apa yang telah lalu, apa itu ilmu Nahwu?

٢- مَا هِيَ فَائِدَةُ دِرَاسَةِ عِلْمِ النَّحْوِ؟

2. Apa manfaat mempelajari ilmu Nahwu?

٣- وَضِّحْ كَيْفَ أَنَّ النَّحْوَ يَكْشِفُ الْمَعْنَى الْمُرَادَ؟

3. Jelaskan bagaimana Nahwu menyingkap makna yang dimaksud?

↩️